| Latar Belakang Rambadha |
|
|
|
|
Kegiatan Rambadha ini, diharapkan bukan kegiatan insidentil dan seremonial belaka, namun merupakan kegiatan yang kontinyu dan terkoodinir. Insya Allah kami akan terus menjaga tradisi mulia yang telah dimulai dari tahun 1999, ketika Sahur Bersama Dhuafa (SBD) dilaksanakan dan merupakan cikal bakal dari Ramadhan Bersama Dhuafa
Sahur Bersama Dhuafa (SBD) pertama kali dicetuskan pada Desember 1999 oleh Komunitas Margonda yang terdiri dari para alumni dan mahasiswa Universitas Indonesia, Universitas Gunadharma dan Universitas Pancasila. Pada tahun pertama pelaksanaan dilakukan secara “on the road”, dengan format yang sederhana, yaitu membagikan bingkisan penganan untuk sahur secara berkeliling kepada kaum dhuafa yang berada di sekitar jalan-jalan Ibukota Jakarta.
Acara ini nyaris dibatalkan karena pada bulan Desember 1999 ibukota Jakarta sedang diguncang oleh terror ledakan bom. Namun berkat doa dan semangat akan kepedulian yang tinggi dari rekan-rekan untuk membantu sesama akhirnya acara dapat terlaksana dengan lancar.
Pada Periode kedua SBD dilaksanakan masih menggunakan format yang sama. Pada periode kedua ini pesertanya mulai beragam tidak hanya terbatas komunitas alumni dan mahasiswa namun diikuti oleh elemen masyarakat umum yang peduli. Saat itu ada sekitar 36 mobil yang ikut serta dalam rombongan untuk membagi-bagikan makan sahur. Pada SBD III pelaksanaan pembagian makan sahur masih dilakukan secara “on the road” di se-antero ibukota. Namun saat itu telah ada suatu konsep pemikiran untuk mengubah format acara SBD untuk lebih bermakna dan sesuai dengan tujuan yang mulia. Pada tahun berikutnya yaitu SBD IV hingga SBD VIII mulai dipusatkan di panti asuhan. Saat ini SBD tidak hanya membagikan makan sahur dan bingkisan untuk para dhuafa tetapi juga memberikan bantuan sembako dan bentuk bantuan lainnya kepada yang membutuhkan. Bila mulai SBD I sampai dengan SBD VIII terdapat beberapa perubahan format acara, maka pada tahun yang kesembilan, SBD “bermetamorfosa” menjadi Ramadhan Bersama Dhuafa (Rambadha). Bila tahun-tahun sebelumnya kami yang menjadi “tamu” bagi adik-adik di panti asuhan dan kaum dhuafa lainnya, maka dimulai pada Rambadha ke-9 tahun 2008 lalu kami ingin lebih dapat mendekatkan diri kepada mereka dengan meluangkan lebih banyak waktu bersama, mengajak mereka untuk berwisata dan bersilaturahmi, agar dapat lebih banyak memetik hikmah dan mengecap cinta di bulan Ramadhan ini. Lalu pada tahun ke-10, selain berwisata dah bersilaturahmi, sekaligus kami ingin bertafakkur bersama adik-adik peserta, menanam asa bersama guna menjelang hari depan. Untuk tahun 2010, atau Rambadha XI, kami bermaksud menyelenggarakan Rambadha ini dengan konsep yang lebih sederhana dan memfokuskan hal-hal yang bisa meningkatkan mutu kaum dhuafa dan anak yatim piatu tersebut.
Konsep tahun ini kami fokuskan untuk menindaklanjuti program Rambadha ke-10 tahun lalu yang mengangkat mutu dan cita-cita peserta yang dengan keterbatasan fasilitas, sarana dan motivasi, semangat peserta Rambadha kami harapkan tetap terus meningkat tentunya dengan dukungan baik moril dan materiil yang kita bisa berikan. Mulai tahun ini kami bermaksud untuk memberikan sarana penunjang materiil yang kami targetkan bisa menjadi barometer peningkatan mutu peserta Rambadha ke-11 ini yang akan kami lihat hasilnya di Rambadha ke 12 tahun depan.
Kami selalu berharap dan optimis bahwa dukungan dan donasi kami ini dapat terus secara periodik dan berkesinambungan bisa kita laksanakan.
|
Sasaran Rambadha 2010 adalah 150 orang anak yatim/dhuafa beserta guru pendamping/pengasuh dari: Panti Sosial Asuhan Anak Al-Wutsqo, Yayasan Cerdas Sejahtera, yang beralamat di
Jl. Mawar Ujung No. 47 Tanah Baru, Beji, Depok.
Telp.: (021) 7752437
(CP: Bpk. Adnani Aby Syukron).
Selain menerima donasi, kami-pun akan sangat senang bila dapat menerima Anda secara langsung di lokasi acara Rambadha. Kami mengundang Anda untuk datang dan mengikuti acara Rambadha ini secara langsung.
Hubungi: